Investasi Logam Mulia

Senin, 28 November 2011

10 MUHARRAM SEBAGAI LEBARAN ANAK YATIM


Diriwayatkan bahwa Rasul SAW menyayangi anak2 yatim, dan lebih menyayangi mereka pd hari 10 muharram (Assyura).
dan menjamu serta bersedekah pada 10 muharram bukan hanya pada anak yatim tapi keluarga, anak, istri, suami dan orang orang terdekat, karena itu sunnah beliau saw dan pembuka keberkahan hingga setahun penuh. (Faidhul qadir juz 6 hal 235-236).

Diriwayatkan pula bahwa sayyidna Umar ra menjamu tamu dengan jamuan khusus, pada malam 10 muharram (Musnad Imam Tabrani/ Tafsir Ibn katsir Juz 3 hal 244)

Dari Ibnu Abbas r.a., Rasulullah bersabda :”Dan barangsiapa yang membelaikan tangannya pada kepala anak yatim di hari Asyuro, maka Allah Ta’ala mengangkat derajat orang tersebut untuk untuk satu helai rambut satu derajat. Dan barangsiapa memberikan (makan dan minum) untuk berbuka bagi orang mukmin pada malam Asyuro, maka orang tersebut seperti memberikan makanan kepada seluruh umat Muhammad SAW dalamkeadaan kenyang semuanya.”— Al Hadist

KELEBIHAN BERPUASA 10 MUHARRAM DAN PERISTIWA-PERISTIWA YANG TERJADI PADA HARI TERSEBUT


Dari Ibnu Abbas r.a berkata Rasulullah S.A.W bersabda:
"Barangsiapa yang berpuasa pada hari Aasyura (10 Muharram) maka Allah S.W.T akan memberi kepadanya pahala 10,000 malaikat, dan sesiapa yang berpuasa pada hari Aasyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10,000 orang berhaji dan berumrah, dan 10,000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah S.W.T akan menaikkan dengan setiap rambut satu darajat. Dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari Aasyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh ummat Rasulullah S.A.W yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka".

Lalu para sahabat bertanya Rasulullah S.A.W: "Ya Rasulullah S.A.W, adakah Allah telah melebihkan hari Aasyura daripada hari-hari lain?". Maka berkata Rasulullah S.A.W: "Ya, memang benar, Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Aasyura, menjadikan laut pada hari Aasyura, menjadikan bukit-bukit pada hari Aasyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Aasyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Aasyura, dan Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Aasyura, Allah S.W.T menenggelamkan Fir'aun pada hari Aasyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Aasyura, Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Aasyura, Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Aasyura, Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Aasyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Aasyura!"

Jumat, 25 November 2011

HADITS QUDSI IMAM GHAZALI

PERINGATAN PERTAMA
Allah berfirman :
  • “Wahai manusia ! Aku heran pada orang yang yakin akan kematian, tapi ia hidup bersuka-ria.
  • Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggungjawaban segala amal perbuatan di akhirat, tapi ia asyik mengumpulkan dan menumpuk harta benda.
  • Aku heran pada orang yang yakin akan kubur, tapi ia tertawa terbahak-bahak.
  • Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat, tapi ia menjalani kehidupan dengan bersantai-santai.
  • Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tapi ia menggandrunginya.
  • Aku heran pada intelektual, yang bodoh dalam soal moral.
  • Aku heran pada orang yang bersuci dengan air, sementara hatinya masih tetap kotor.
  • Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya sendiri.
  • Aku heran pada orang yang yakin bahwa Allah senantiasa mengawasi segala perilakunya, tapi ia berbuat durjana.
  • Aku heran pada orang yang sadar akan kematiannya, kemudian akan tinggal dalam kubur seorang diri, lalu dimintai pertanggungjawaban seluruh amal perbuatannya, tapi berharap belas-kasih dari orang lain.
  • Sungguh tiada Tuhan kecuali Aku dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku”.

TERAPI KEJIWAAN DENGAN METODE SHOLAT SUBUH

Judul       :    Keajaiban Sholat Shubuh : Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat  Shubuh
Penulis       : Imad Ali Abdus Sami Husain
Penerbit     : WIP Solo
Tahun        : Januari 2007

Sholat merupakan sarana seorang hamba melakukan perbaikan  rohani dengan Allah SWT, dengan perbaikan rohani tersebut diharapkan manusia mampu untuk merekontruski kahidupan pribadi, keluarga, dan social kearah yang positif. Namun sayang kedahsyatan ibadah sholat yang Allah anugerahkan kepada umat manusia tidak mampu dilakukan dengan senang hati tetapi malah menjadikan sebuah beban yang berat dalam hidupnya. Sering kita jumpai dalam pergaulan sesama umat islam adanya kata-kata kurang sreg ketika mendegarkan adzan yang dikumandangkan oleh muadzin.
Melihat fenomena tersebut seorang pemikir Islam ‘Imad ‘Ali ‘Abdus Sami’ Husain Doktor Bidang Dakwah dan Tsaqofah Islamiyah Universitas Al-Ahzar Kairo, menulis buku dengan judul Keajaiban Sholat Subuh: Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat Subuh.

Dalam tulisan ini beliau mengungkapkan bahwa ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika melakukan ibadah sholat terutama sholat subuh;

Pertama, Terapi Jiwa, Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW: “Batas antara kita dengan orang-orang munafik adalah menghadiri sholat isyak dan subuh, sebab orang-orang munafik tidak sanggup menghadiri kedua sholat tersebut” (Muwattho’ Imam Malik). “Sholat terberat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isyak dan subuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua sholat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak” (HR. Ahmad).
Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud RA., ia berkata, “Kami melaksanakan sholat Subuh berjamaah bersama Nabi SAW, dan tidak ada yang tidak ikut serta selain orang yang sudah jelan kemunafikannya”.

Dari beberapa riwayat diatas memberi peringatan kepada kita bahwa manfaat yang pertama dari sholat subuh adalah membersihkan jiwa kita dari sifat munafik, karena munafik merupakan salah satu kategori manusia disebut sakit jiwanya.

SEDEKAH MEMBAWA BERKAH

Salah satu amal shalih yang sangat dianjurkan sebagai ibadah utama di bulan Ramadhan ialah bersedekah. Tapi tentu saja, sebagaimana berakhlaq mulia, bersedekah juga semestinya tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan, melainkan selamanya.

Sedekah merupakan bagian dari upaya tadzkiyyatun nafs, membersihkan pribadi, baik lahir maupun batin. Jika hati bersih, rahmat Allah SWT mudah menghampiri. Sebab, Allah itu suci, hanya berdekatan dengan yang serba suci.

Dalam Al-Quran, sedekah disebutkan sebagai salah satu ibadah yang utama. Bahkan dalam kitab suci itu kalimat perintah Allah untuk bersedekah menggunakan huruf waw ‘athaf, yang biasa digunakan sebagai kata-kata sumpah. Misalnya, Wallahi, demi Allah. Dengan demikian, sedekah merupakan perintah yang sangat mengikat dan sangat penting.

Begitu pentingnya sedekah, sehingga dalam Al-Quran terdapat banyak perintah mengenai amalan utama itu. Misalnya dalam surah Ibrahim ayat 31, “Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang beriman, hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi maupun terang-terangan, sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual-beli dan persahabatan.”

AJARAN - AJARAN TASAWUF AL - GHAZALI


1. Biografi Singkat Al - Ghazali

Nama lengkap adalah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin ta’us Ath-thusi Asy-Syafi’i Al-Ghazali. Ia dipanggil Al-Ghazali karena ia lahir di Ghazalah suatu kota di Kurasan, Iran, tahun 450 H/1058 M, ayahnya seorang pemintal kain wol miskin yang taat, pada saat ayahnya menjelang wafat Al Ghazali dan adiknya yang bernama Ahmad dititipkan kepada seorang sufi.

Setelah lama tinggal bersama sufi itu, Al-Ghazali dan adiknya disarankan untuk belajar pada pengelola sebuah madrasah, sekaligus untuk menyambung hidup mereka, di sana ia mempelajari ilmu fiqih kepada Ahmad bin Muhammad Ar-Rizkani, kemudian ia memasuki sekolah tinggi Nizhamiyah dan berguru kepada Imam Haramain (Al-Juwaini) hingga menguasi ilmu manthiq, ilmu kalam, fiqh, ushul fiqh, filsafat, tasawuf dan retorika perdebatan, tak hanya itu ia pun mengisi waktu belajarnya dengan belajar teori-teori tasawuf kepada Yusuf An-Nasaj Imam Haramani menjuluki Al-Ghazali dengan sebutan Bahr Mu’riq (lautan yang menghanyutkan) kemahirannya dalam menguasi ilmu didapatnya, termasuk perbedaan pendapat dari para ahli ilmu serta mampu memberikan sanggahan-sanggahan kepada para penentangnya.

Kamis, 10 November 2011

ASMARA



Lirik Lagu ASMARA
Charly & Pepeng 


bila tak ada lagi cintamu yang indah untukku

harusnya kau tahu betapa hidupku sepi tak sempurna
bila tak ada lagi sayangmu yang tulus untukku
harusnya kau tahu betapa hidupku sakit dan ku terluka
hingga aku terjatuh tersiksa batinku
sudah tak sempurna
rusaklah harapanku terlalu kau pergi
kini terbang jauh hilang
asmara ini telah menyakitkanku
cinta menusuk jantungku dan merusak hidupku ooh
asmara kurang apa ku padamu
sampai kau tak kenal aku hingga ku terluka
hingga aku terjatuh tersiksa batinku
sudah tak sempurna
rusaklah harapanku terlalu kau pergi
kini terbang jauh hilang
asmara ini telah menyakitkanku
cinta menusuk jantungku dan merusak hidupku ooh
asmara kurang apa ku padamu
sampai kau tak kenal aku hingga ku terluka
asmara ini telah menyakitkanku
cinta menusuk jantungku dan merusak hidupku ooh
asmara kurang apa ku padamu
sampai kau tak kenal aku hingga ku terluka

Rabu, 02 November 2011

SHOLAT TAHAJUD

Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur, dinamakan Shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jadi, kalau mau mengerjakan Sholat Tahajud, harus tidur dulu. Sholat malam ( Tahajud ) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan denganAllah SWT.

Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)

Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .
Sahabat Abdullah bin
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda : “Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.” (HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

TERAPI KEJIWAAN DENGAN METODE SHOLAT SUBUH


Judul       :    Keajaiban Sholat Shubuh : Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat  Shubuh
Penulis       : Imad Ali Abdus Sami Husain
Penerbit     : WIP Solo
Tahun        : Januari 2007

Sholat merupakan sarana seorang hamba melakukan perbaikan  rohani dengan Allah SWT, dengan perbaikan rohani tersebut diharapkan manusia mampu untuk merekontruski kahidupan pribadi, keluarga, dan social kearah yang positif. Namun sayang kedahsyatan ibadah sholat yang Allah anugerahkan kepada umat manusia tidak mampu dilakukan dengan senang hati tetapi malah menjadikan sebuah beban yang berat dalam hidupnya. Sering kita jumpai dalam pergaulan sesama umat islam adanya kata-kata kurang sreg ketika mendegarkan adzan yang dikumandangkan oleh muadzin.
Melihat fenomena tersebut seorang pemikir Islam ‘Imad ‘Ali ‘Abdus Sami’ Husain Doktor Bidang Dakwah dan Tsaqofah Islamiyah Universitas Al-Ahzar Kairo, menulis buku dengan judul Keajaiban Sholat Subuh: Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat Subuh.
Dalam tulisan ini beliau mengungkapkan bahwa ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika melakukan ibadah sholat terutama sholat subuh;